Prosedur Serta Biaya Pendirian CV & PT di Jakarta

Sekarang ini kesadaran para pengusaha untuk membuat badan usaha bagi bisnis mereka mulai tumbuh.

Namun kebanyakan dari mereka kurang mengerti bagaimana caranya membuat badan usaha untuk bisnis mereka, dan kebanyakan dari mereka bingung manakah badan usaha yg tepat dan sesuai dengan bisnis yg sedang mereka jalankan.

Di Indonesia ada beberapa jenis badan usaha di antaranya Koperasi, BUMN, Perjan, Perum, Persero, Perusahaan,BUMS, Perusahaan persekutuan, FIRMA, CV (Persekutuan komanditer), Perseroan Terbatas (PT), dan Yayasan.

Setelah melihat banyaknya jenis badan usaha yang telah saya sebutkan diatas pasti para pembaca tambah bingung, bukankah begitu?

pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu badan usaha yang telah saya sebutkan diatas, dan kenapa kita memilihnya sebagai badan usaha untuk bisnis yang sedang kita jalankan.

Kelebihan CV

  1. Setoran awal dapat di sesuaikan dengan kemampuan perusahaan atau CV

Berbeda dengan PT yang setoran awalnya sudah di tentukan dari yang PT sekala kecil, menengah sampai sekala besar, untuk yang sekala kecil saja wajib menyetorkan minimal Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) berbeda dengan CV yang setoran awalnya bias di sesuaikan dengan modal yang di miliki si pengusaha atau pemborong sekarang.

 

  1. Mudah dalam mendapatkan suntikan dana karena badan usaha pesekutuan komanditer atau yang bisasa di sebut CV sudah sangat popular di Indonesia.

CV sudah sangat popular di Indonesia, maka sudah tidak usah heran lagi apabila seorang pemborong atau kontraktor bisa mendapatkan suntikan dana dengan mudah apabila dia mengajukan proposal pengajuan dana ke instansi pemerintah ataupun swasta, karena dia mengajukan dana mengatasnamakan CV yang di Indonesia sudah cukup popular dan secara hukum juga di akui, jadi orang sudah tidak ragu lagi untuk memberikan suntikan dana bagi para pemilik CV.

 

 

  1. Proses Pendirian CV relative lebih mudah dibandingkan dengan proses pendirian PT.

Pendirian CV lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pedirian PT, karena CV tidak memerlukan surat pengesahan badan hukun dari kementrian hukum dan HAM, karena CV hanya membutuhkan pengesahan dari pengadilan berkedudukan.

 

  1. Management yang lebih terkontrol

Karena kekuasaan di pegang oleh sekutu aktif atau satu orang saja, tidak aka nada kesimpangsiuran pembagian tugas karena komando atau instruksi di pegang oleh satu tangan yaitu orang yang menjadi sekutu aktif.

 

  1. Eksistensi sebuah CV tergantung pimpinannya

Seperti yang sudah saya terangnkan tentang management di atas, jika pemimpin sebuah CV itu bagus management nya bagus maka bisnis yang di jalankan sebuah CV tersebut akan mendapatkan hasil yang bagus juga dan kalaupun apabila terjadi masalah akan dapat terselesaikan jika pemimpinnya mempunyai management yang baik.

Kekurangan CV

  1. Terdapat sekutu aktif dan sekutu pasif, dimana sekutu aktif memiliki tanggung jawab dan wewenang tidak terbatas.

Karena sekutu aktif yang memegang kendali penuh atas jalannya sebuah CV maka sekutu pasif hanya dapat memberikan kontribusi sebatas apa yang di putuskan oleh sekutu aktif.

 

  1. kelangsungan Hidup sebuah CV tidak menentu.

Kelangsungan CV di pegang sekutu aktif yang memegang kendali atas semua urusan

  1. Sulit untuk menarik kembali modal yang telah di setorkan atau di tanam.
  2. Harta pemilik dan dan asset perusahaan atau CV tercampur, jadi apabila terjadi kebangkrutan harta pribadi pemilik perusahaan juga akan terambil.

 

Sebuah contoh kasus

 

Karena proses pembuatan yang mudah, biaya pembuatannya murah, dan tidak pake ribet, banyak sekali pemborong yang memakai badan usaha ini (CV). Tapi jangan kaget jika tiba-tiba teman atau kenalan anda yg anda kenal sebagai pemborong tiba-tiba harus menjual asset atau harta pribadinya di karenakan tiba-tiba harga material naik.

Jadi mereka harus menalangi kekurangan ataupun mengganti kerugian yang terjadi dalam pengerjaah suatu proyek tersebut.

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan badan usaha (CV) yang telah saya paparkan di atas, maka anda bias menimbang-nimbang apakah anda akan membuat badan usaha berbentuk CV atau badan usaha yang lainnya.

 

Bagaimana?  Sudah di pertimbangkan ?

Nah kalua anda sudah menentukan pilihan akan membuat badan usaha berbentuk CV, sekarang saya akan memberitahukan kepada anda langkah-langkah atau tahapan-tahapan yang harus anda lakukan jika anda ingin mendirikan sebuah badan usaha berbentuk CV.

Persyaratan

Persyaratan-persyaratan berikut harus di penuhi apabila anda ingin mendirikan badan usaha berbentuk CV

  1. Siapkan Nama CV yang akan di gunakan.
  2. Fotocopy KTP Sekutu aktif dan sekutu pasif (Minimal dua orang pendiri) apabila ingin menggunakan jasa virtual office, salah satu Pendiri CV harus berdomosili di daerah penyedia jasa virtual office tersebut.
  3. Fotocopy NPWP sekutu aktif dan sekutu pasif (Sekutu aktif wajib dengan format fotocopy NPWP terbaru tahun 2015 yang tercantum NIK)
  4. Fotocopy kartu keluarga sekutu aktif dan penanggung jawab
  5. Pas photo sekutu aktif atau penanggungjawab, dengan ukuran 3×4 dan 4×6, masing-masing 4 lembar berlatar belakang merah.
  6. Alamat email dan nomor telepon para pendiri.
  7. Ketereangan tentang kedudukan dan alamat CV.
  8. Apabila domisili menggunakan jasa virtual office, salah satu domisili yang mempunyai KTP Jakarta wajib melampirkan surat referensi bank.
  9. Fotocopy ijin mendirikan bangunan (IMB) tempat usaha CV
  10. Fotocopy bukti pelunasan PBB tahun terakhir.
  11. Fotocopy bukti kepemilikan atau penggunaan tempat usaha dimana;
  12. Apabila milik sendiri di buktikan dengan fotocopy sertifikat kepemilikan.
  13. Apabila menyewa, dibuktikan dengan perjanjian sewa menyewa antara penyewa dan pemilik tempat.
  14. Apabila di Gedung, dibuktikan dengan surat keterangan domisili Gedung.
  15. Apabila domisili menggunakan ruko harus melampirkan surat pernyataan RT/RW tentang domisili CV.
  16. Stempel CV.

 

Nah kalau semua persyaratan -persyaratan di atas telah anda lengkapi, anda bias segera memulai proses pendirian CV.

berikut ini adalah prosedur pendirian CV

Dalam KUH Dagang tidak ada aturan tentang pendirian, pendaftaran, maupun pengumumannya, sehingga persekutuan komanditer dapat diadakan berdasarkan perjanjian dengan lisan atau sepakat para pihak saja (Pasal 22 KUH Dagang). Dalam praktik di Indonesia untuk mendirikan persekutuan komanditer dengan dibuatkan akta pendirian/berdasarkan akta notaris, didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI. Dengan kata lain prosedur pendiriannya sama dengan prosedur mendirikan persekutuan firma.

Tanggung Jawab Keluar

Sekutu bertanggung jawab keluar adalah sekutu kerja atau sekutu komplementer (Pasal 19 KUH Dagang). salah satu atau beberapa anggota bertangungjawab secara tidak terbatas dan anggota lain bertanggung jawab secara terbatas terhadap utang

Berakhirnya Persekutuan

Karena persekutuan komanditer pada hakikatnya adalah persekutuan perdata (Pasal 16 KUH Dagang), maka mengenai berakhirnya persekutuan komanditer sama dengan berakhirnya persekutuan perdata dan persekutuan firma (Pasal 1646 s/d 1652 KUH Perdata)

Akta Otentik Pendirian Persekutuan Komanditer saat ini pada umumnya mencantumkan ketentuan mengenai tidak berakhirnya Persekutuan dalam hal salah satu Sekutu dinyatakan Pailit. Secara logika, ketentuan tersebut bertentangan dengan ketentuan dalam KUH Perdata sedangkan perjanjian yang bertentangan dengan Undang-Undang adalah batal demi hukum.

Secara logika, berakhirnya Persekutuan Komanditer dalam keadaan Sekutu Pailit adalah akibat dari persatuan inbreng yang dilakukan. Padahal Pailit mengharuskan sita atas semua harta milik Debitor. Dari konsep ini terlihat pembubaran persekutuan bermaksud untuk memisahkan harta sekutu Debitor sebagai budle pailit dari inbreng yang ada.

Nah sudah cukup jelas bukan pemaparan yang telah saya berikan tentang bagaimana caranya melegalkan usaha kita dengan membuat badan usaha berbentuk CV (persekutuan komanditer).

bila ada pertanyaan anda dapat tinggalkan pesan dikolom komentar, dan apabila anda butuh konsultan terkait masalah CV atau PT silahkan kunjungi  dan hubungi  PROLEGAL.ID082279016997